Langsung ke konten utama

Melawan Kekerasan Berbasis Gender dengan Kepercayaan Diri




     Sudah menjadi indikasi bahwa kekerasan berbasis gender telah membuat krisis moral bangsa menjadi memprihatinkan. Banyak yang bertanya-tanya apa itu kekerasan berbasis gender? 

     Kekerasan berbasis gender atau disebut dengan KBG adalah kekerasan yang ditunjukkan secara langsung baik kekerasan secara fisik, seksual, maupun diskriminasi terutama kepada kaum wanita maupun anak-anak sekolah.

     Nah. Sudah tau kan apa itu kekerasan berbasis gender, setelah mengetahui dan memahami kekerasan berbasis gender atau KBG sebaiknya kita juga perlu mengetahui cara melawan atau pun menghindari kekerasan berbasis gender. Berikut cara melawan ataupun menghindarinya:


1. Kepercayaan Diri


     Kepercayaan diri adalah satu-satunya cara yang sangat penting dalam melawan ataupun menghindari kekerasan berbasis gender. Kepercayaan diri membuat kita tidak takut untuk melakukan hal-hal yang seharusnya kita lakukan. Kepercayaan diri membuat diri kita yakin bahwa apa yang kita lakukan merupakan suatu perlakuan yang baik. Dengan begitu ketika kita menjadi korban dalam KBG, kita mampu membela diri kita sendiri, berikut termasuk cara melawan KBG dengan kepercayaan diri.

-Mengancam




     Saat kita akan atau sudah menjadi korban kekerasan berbasis gender dalam bentuk fisik, kita dapat menyaksikan kepercayaan diri itu sebagai ancaman agar pelaku tidak lagi melakukan kekerasan terhadap diri kita. Seperti gambar di atas, dengan demikian kita mampu menghadapi hal tersebut dengan kepercayaan diri dalam mengancam. Apabila kita mau mengancam  maka gunakanlah kepercayaan diri kita.


-Membela diri/ Bela Diri



     Membela diri / Bela diri adalah cara kedua apabila cara mengancam telah gagal untuk melindungi kita dari pelaku kekerasan berbasis gender. Dengan kepercayaan diri, kita dapat mengumpulkan rasa keberanian untuk bela diri dan terhindar dari sebuah rasa ketakutan. Seperti gambar di atas, apabila kita terlihat lemah dengan berdiam diri maka pelaku akan terus menerus menjadikan kita sebagai korban, dan apabila bila kita berani melawan dengan membela diri/bela diri maka pelaku akan takut ataupun tidak yakin bahwa diri kita bisa dijadikan sebagai korbannya.


-Mengadu




      Mengadu adalah cara terbaik apabila kita tidak mampu melawan kekerasan berbasis gender sendirian. Ketika kita percaya diri maka kita bisa mengadu atau bercerita masalah yang ada dalam diri kita ke orang yang kita percayai baik itu keluarga maupun sahabat. Lebih tepatnya kita mengadu kepada orang yang sudah lama dekat kepada diri kita yaitu kedua orang tua. Yakinlah bahwa kedua orang tua adalah satu-satunya orang terbaik yang mampu membantu kita dalam menghadapi masalah sebesar apapun.


     Kepercayaan diri adalah satu-satunya hal terpenting yang harus ada di dalam diri kita. Kepercayaan diri mampu membantu kita menghadapi masalah apapun. Kepercayaan diri menjadikan diri kita menjadi seseorang yang tidak pernah takut melawan kejahatan. Dengan adanya kepercayaan diri maka kita akan semakin berani menghadapi suatu masalah apapun.

    Oh iya, ada satu hal yang ingin aku sampaikan, berhati-hatilah dalam memilih pergaulan ya teman sebagai bentuk menghindari  KBG.


     Terimakasih.

Mari melawan kekerasan berbasis gender dengan kepercayaan diri kita! Semoga blog ini bermanfaat. 


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hindari Narkoba dengan Persahabatan Positif

     tahu gak sih, kalau pergaulan bebas sangatlah unggul dalam penyebab penggunaan narkoba loh! Sebelum membahas tentang persahabatan positif, ada baiknya kalian tahu apa itu narkoba.     Narkoba adalah singkatan dari narkotika, psikotropika, dan obat terlarang. Hal tersebut mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki resiko kecanduan bagi pengguna atau pemakainya. Narkoba sendiri dapat menarik perhatian khususnya para remaja. Penggunaan narkoba pada masa remaja biasanya di sebabkan oleh pergaulan bebas, keluarga, lingkungan, dll.     Jika pada pergaulan bebas,sebagian para remaja tidak terlalu peduli tentang pentingnya persahabatan positif. Yang mereka pedulikan adalah solidaritas dan siapa yang selalu ada dimasa sulit maupun senang. Sebenarnya, kedua hal tersebut sangatlah penting dalam hubungan persahabatan. Akan tetapi lebih baik peduli den gan persahabatan positif toh dari pada persahabatan yang dapat memicu ketertarikan untuk penggunaan ...

Membaca buku agar hidup lebih lama

Hallo sobat online! Yang lagi nungguin aku untuk update lagi mana suaranya?^^  Aku harap kalian tidak kecewa karena menungguku terlalu lama... asik!  Ngomong-ngomong, kalian pasti tahu kan kalo hidup dam mati itu ada ditangan tuhan, tapi kalian pernah denger gak sih kalau kita dapat hidup lama dengan membaca buku? Mau tau? Yuk membaca! Jadi ada seorang profesor epidemiologi dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Universitas Yale bernama Becca R. Levy, menurut dirinya dan juga juga teman-temannya, manfaat kesehatan membaca buku itu bisa lebih dari meningkatkan rasa empati saja loh sobat! Membaca buku ternyata dapat membantu kita untuk hidup lebih lama. Sumber : https://pin.it/5pFvnzU Hal tersebut tidak mengherankan karena ketika otak dilatih secara kreatif dan berkala maka kemampuan otak juga tetap tajam dan bahkan lebih awet muda. Terlebih lagi, membaca buku tidak hanya menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, namun membaca buku juga bisa menjadi cara melepas stres, gabut...